BA’A, SWARAROTE.COM–Di event tinju Laskar Lampung yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Lampung 2026, nama Rote Ndao ikut terukir dalam catatan prestasi. 

Sejumlah atlet muda yang tergabung dalam kontingen Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) NTT tampil penuh semangat dan membawa medali sebagai bentuk kehormatan untuk daerahnya.

Dari tujuh petinju yang dikirim memperkuat NTT, enam berhasil naik podium. Hasil itu turut mengantar Perbati NTT dinobatkan sebagai Juara Umum II di antara 12 provinsi peserta dengan total 256 atlet yang bertanding.

Ketua Perbati Rote Ndao, Bruce Nitte, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena ada putra-putra terbaik Rote Ndao yang ikut berjuang membawa nama NTT di tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari kerja keras, disiplin latihan, dan keberanian para atlet muda yang tidak gentar menghadapi lawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu kebanggaan datang dari Ivander Puay, petinju binaan Sasana Petra Perbati Rote Ndao yang berhasil mempersembahkan medali perak.

Ivander, disebut berdiri sejajar dengan Rehan Dima, Fery Banoet, dan Dimas Bandi yang juga meraih medali perak untuk NTT. Sementara dua medali emas dipersembahkan oleh Calvin Gaelomi Lomi dari Sasana TAP Kota Kupang dan Valentino Ketong dari Sasana HBBC Kota Kupang.

Di balik gemerlap medali, ada pula perjuangan Arjuna Panie yang belum berhasil naik podium. Namun semangat juangnya tetap mendapat apresiasi karena telah memberikan kemampuan terbaiknya sepanjang pertandingan.

Bagi Bruce, kemenangan tidak selalu diukur dari medali yang dibawa pulang. Keberanian bertarung membawa nama daerah di arena nasional juga merupakan kebanggaan yang patut dihargai.

“Puji Tuhan, tujuh anak-anak bertarung dengan penuh semangat dan berhasil membawa pulang dua medali emas serta empat medali perak untuk NTT,” kata Bruce kepada awak media, Sabtu (30/5).

“Hasil ini mengantarkan NTT menjadi Juara Umum II dan membuktikan bahwa talenta olahraga dari Rote Ndao mampu bersaing di tingkat nasional,” sambungnya. (*/SR/EK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *