BATUTUA, SWARAROTE.COM–Di tengah momen pengumuman kelulusan dan syukur pelepasan di SMP Negeri 1 Rote Barat Daya, hadir sebuah kisah hidup dan memberi harapan bagi anak-anak yang sedang menatap masa depan.
Kisah tersebut datang dari secuil perjalanan hidup Simson Polin, anggota DPRD Provinsi NTT, yang tumbuh dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai buruh pelabuhan di Pantai Baru, sementara ibunya berjualan es manis untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, mengatakan kehadiran Simson diminta pihak sekolah untuk hadir sebagai motivator para siswa.

“Ibu Kepsek menyampaikan kepada saya bahwa kami (pihak sekolah) juga mau supaya bapak Simson hadir untuk memberikan motivasi bagi anak-anak terkasih yang ada di tempat ini, supaya ke depan mereka juga bertumbuh menjadi orang-orang hebat,” kata Apremoi, Selasa (3/6).
Menurutnya, kisah hidup Simson membuktikan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh kondisi ekonomi keluarga, melainkan oleh kemauan untuk terus belajar dan berjuang.
Pesan itu terasa dekat dengan kehidupan sebagian besar siswa yang berasal dari keluarga petani, nelayan, peternak, dan pekerja sederhana lainnya. Mereka tumbuh bersama perjuangan orang tua yang bekerja keras demi pendidikan anak-anaknya.
Dan d hadapan para lulusan, Simson mengajak mereka untuk tidak pernah merasa rendah diri karena keadaan.

“Pointnya bahwa jangan pernah malu dengan keadaan atau latar belakang orang tua saat ini,” jelas anggota DPRD NTT, Simson Polin, kepada ROLLE.id (Rote Malole) Rabu (3/6).
“Jadi yang beta (saya) titipkan buat semua anak-anak yang baru lulus kemarin adalah tidak takut bermimpi,” sambungnya menjelaskan.
“Tapi bermimpilah setinggi mungkin dan berjuang sampai mewujudkannya. Karena masa depan bukan ditentukan dari mana kita berasal, tetapi seberapa kita mau berusaha,” jelas Simson dari balik panggilan WhatsApp. (*/SE/EK)