BA’A, SWARAROTE.COM–Momentum Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) menghadirkan apresiasi Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, Selasa (5/5).

Apresiasinya atas dedikasi para bidan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak di daerah. 

IBI dinilainya sebagai panggilan kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat hingga ke pelosok.

Menyambung apresiasinya, juga ditegaskan bahwa tantangan ke depan menuntut kualitas pelayanan yang lebih dari sekadar rutinitas.

Yang menurutnya, pelayanan KB harus hadir sebagai bentuk kepedulian nyata, bukan sekadar program administratif yang dijalankan tanpa ruh.

“Pelayanan KB bukan hanya soal angka dan target, tetapi tentang bagaimana kita hadir dengan hati untuk masyarakat,” tegasnya saat membuka pelaksanaan KB serentak secara daring dan luring, Selasa (5/5).

Penekanan itu menjadi sangat penting di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. 

Dan Bidan, sebagai ujung tombak pelayanan, memiliki peran strategis dalam memastikan setiap keluarga mendapatkan edukasi dan layanan yang layak.

Wabup Apremoi juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama. Ketika pelayanan diberikan dengan tulus, maka kehadiran tenaga kesehatan akan selalu dirindukan dan dihargai oleh masyarakat.

Tidak hanya itu, Wabup Apremoi juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan terus diperkuat.

Kemudian ditutupnya dengan menyampaikan pesan yang sederhana namun mendalam, “Teruslah melayani dengan kasih, karena dari situlah kepercayaan masyarakat tumbuh dan masa depan generasi kita dibangun,” pesan Wabup Apremoi. (*/SR/EK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *