OENGGAE, SWARAROTE–Launching penyaluran cadangan beras Pemerintah untuk bantuan pangan di Kabupaten Rote Ndao, yang awalnya dirancang di Pulau Ndao, akhirnya digelar di Kecamatan Pantai Baru karena cuaca yang tidak bersahabat.
Tepatnya di Desa Oenggae, sekaligus memposisikannya sebagai titik pertama penerima saluran berkat dari pemerintah, sekaligus menggores suasana bahagia dari Wakil Bupati (Wabup) Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan.
Di mana, kehadiran Wabup Apremoi di sana terasa begitu dekat. Bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Pantai Baru, dengan rasa pulang di tengah kegiatan itu.

Warga menyambut dengan sederhana, tapi penuh makna. Tidak ada kemewahan, hanya kebersamaan. Itulah yang membuat suasana terasa hangat.
“Mama Wakil senang karena bisa datang di kampung sendiri,” katanya, sembari tangannya yang mengulur untuk berjabat tangan satu per satu.
Kalimat itu disambut senyum warga dengan rasa bangga dan haru yang bercampur, menyambut Oenggae menjadi titik awal penyaluran bantuan tersebut.

Di Desa Oenggae, ada 118 keluarga menerima langsung beras dan minyak goreng. Yang dirinci Wabup Apremoi, masing-masing penerima mendapatkan 20 Kg beras dan 4 liter minyak goreng.
“Bapa Bo’i Mama Bo’i, sekalian yang Mama Wakil cintai dan kasihi, bantuan pangan untuk Kabupaten Rote Ndao ini diberikan kepada 26.190 penerima manfaat,” jelas Wabup Apremoi dalam sambutannya.
“Khusus di Desa Oenggae, terdiri dari 118 keluarga penerima manfaat, berupa beras 20 kg bersama minyak goreng 4 liter,” sambungannya.
“Bantuan ini untuk bulan Februari dan Maret,” tambahnya menjelaskan. (*/SR/EK)