BO’A, SWARAROTE.COM–Kesempatan ini kembali dihadirkan Rote Hospitality Academy (RHA) dengan membuka pendaftaran untuk angkatan ke-3 tahun 2026 kepada semua generasi muda Rote Ndao.

Pembukaan kali ini dengan tetap menjaminkan harapan sekaligus ujian bagi siapa saja yang saat ini masih berusia 17 hingga 29 tahun dan berani melangkah.

Jaminan itu kemudian disuarakan Mayana Tysellanata Saleky, Remaja Putri Literasi Budaya Indonesia 2025, dengan tidak sekedar menyampaikan kabar.

Bernada seruan yang betul-betul menggugah kesadaran, Mayana, mengatakan bahwa peluang tersebut jarang datang berkali kali-kali dengan arti yang sama.

“Di sana, (Rote Hospitality Academy) peserta didik tidak hanya belajar. Semua dilatih untuk sungguh-sungguh menciptakan sesuatu yang menginspirasi orang lain,” kata Mayana, Selasa (5/5).

Bagi Mayana, RHA adalah ruang pembentukan karakter. Disiplin, tanggung jawab, dan etika tidak diajarkan sebagai teori, tetapi dibentuk menjadi sikap hidup, bekal masa depan.

Dan momentumnya (pendaftaran) tepat di tengah kelulusan siswa tingkat atas, tepat di mana banyak anak muda masih gamang menentukan arah. 

Di titik itulah RHA disebut Mayana, tidak sebatas menawarkan ruang untuk belajar. Mental pertumbuhan betul-betul dipersiapkan untuk terjun ke dunia kerja profesional.

“Pendaftarannya gratis,” singkat Mayana. “Sudah gratis malah dapat beasiswa dan jaminan lapangan pekerjaan di tempat berkelas dunia,” sambungnya.

Pendaftaran RHA dibuka bagi lulusan SMA/SMK dengan tes tertulis pada 9, 16, dan 23 Mei 2026 di Desa Bo’a, dilanjutkan wawancara 11–13 Juni, serta seleksi akhir 17–28 Juni 2026.

Dengan program pembelajarannya yang berlangsung selama satu tahun, dimulai 1 Juli 2026 hingga Juni tahun 2027.

Selama itu, peserta didik ditempa melalui sembilan program utama. Diantaranya, bahasa Inggris, pengembangan diri, hingga praktik industri, termasuk peluang magang di Nihi Rote.

Di akhir ajakannya, Mayana menegaskan pilihan yang tak bisa ditunda: “Ini bukan soal kesempatan belajar. Ini kesempatan untuk menjadi sesuatu yang berarti bagi diri sendiri dan Rote Ndao,” ungkapnya. (*/SE/EK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *