BALI, SWARAROTE.COM–Di tengah pesona Bali yang mendunia, Mayana Tysellanata Saleky, remaja putri literasi budaya Indonesia 2025, tampil dengan sebuah simbol yang dibawa dari tanah kelahirannya.
Dengan topi berlogo Nihi Rote melekat di kepalanya, menjadi penanda bahwa keindahan Indonesia tidak hanya berpusat di satu pulau.
Tepatnya di Rote Ndao, Mayana menyebut sebagai ‘Surga’ yang ada di ujung Selatan Indonesia.
Dan Mayana mengenakan topi itu dalam kegiatan tour budaya, yang diakui bukan sekadar pilihan gaya selama di pulau Dewata.
“Kalau Bali dikenal sebagai pulau Dewata, maka Rote Ndao itu surganya peselancar,” kata Mayana Tysellanata Saleky, remaja putri literasi budaya Indonesia 2025, Senin (27/4).

“Lokasinya di NIHI Rote, yang dibangun PT Bo’a Development di Desa Bo’a. Propertinya berkelas internasional, dibangun berlanscap laut lepas,” ungkapnya.
“Alamnya indah dengan ombak untuk selancar, serta budaya yang masih hidup sampai saat ini,” sambungnya bangga.
Menurutnya, Nihi Rote menghadirkan pengalaman berkelas dunia yang super mewah dalam balutan kedaerahan. Membuktikan Rote Ndao memiliki daya tarik internasional, tak kalah berkesan dengan hotel-hotel lainnya yang ada di Bali
“Datang dan nikmati langsung di Nihi Rote,” ucapnya bernada promosi.
“Sebab, Nihi Rote bukan cuma mewah, tapi estetik dengan kearifan lokal, yang dikonstruksi PT Bo’a Development di ujung Selatan Indonesia” ungkap Mayana. (*SR/EK)