BO’A, SWARAROTE.COM–Kawasan Pantai Bo’a di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, kini menapaki babak baru pembangunan destinasi wisata berkelas dunia.
Di mana, kawasan tersebut kini mulai tumbuh sebagai pusat pemberdayaan masyarakat melalui kehadiran Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy (RHA).
Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam menghadirkan pembangunan yang tidak semata berorientasi pada investasi fisik, tetapi penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Bahwa, di balik kemegahan resor yang berdiri di pesisir desa Bo’a, tersimpan visi besar untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi Rote Ndao.
Ditegaskan secara langsung oleh Founder dan Presiden Komisaris PT Bo’a Development, Panji Adhikumoro Soeharto, saat pengresmian Nihi Rote dan Rote Hospitality Academy (RHA), Senin (21/4)
“Kami berkomitmen untuk melestarikan keaslian budaya lokal dan memberdayakan generasi muda melalui pelatihan kerja gratis,” ujar Panji dalam keterangan tertulisnya.

Lebih dari sekadar mencetak tenaga kerja di bidang perhotelan, RHA juga diproyeksikan melahirkan tenaga-tenaga profesional di berbagai bidang.
Sekaligus sebagai jawaban atas kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang kompeten, terampil, dan siap mengabdi di tanah kelahirannya sendiri.
Hal tersebut, langsung memantik rasa bangga dan apresiasi dari Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

Pasalnya, keberadaan Rote Hospitality Academy disebutnya sebagai investasi sosial, dan berharga bagi masa depan generasi Rote Ndao.
Harapnya bahwa, RHA, tak hanya mencetak lulusan-lulusan terbaik. Tetapi ada lapangan pekerjaan yang terbuka, dan menggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan memperkenalkan ke panggung internasional.
“Sungguh sebuah kebanggaan saya bisa hadir di sini, menyaksikan sebuah resort yang luar biasa indah ini,” bangga Titiek Soeharto.
“Semoga bisa menghasilkan dan meluluskan putra-putri daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan semakin dikenal di dunia internasional,” sambungnya. (*/SR/EK)