LANDU LEKO, SWARAROTE.COM–Di tengah geliat pembangunan Proyek Strategis Nasional, Kawasan Industri Garam Nasional (PSN K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao, ada satu pesan penting yang mengemuka.

Wakil Bupati Rote Ndao (Wabup) Apremoi Dudelusy Dethan, menyampaikannya, saat mendampingi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, 

Kehadirannya bukan sebatas jawab moral. Yang lebih dari itu, Wabup Apremoi, ingin memastikan proyek tersebut berdampak bagi masyarakat Rote Ndao.

Dengan potensi penyerapan puluhan ribu tenaga kerja, Wabup Apremoi, mempertegas pengawalannya. Sehingga peluang tersebut tidak memposisikan warga lokal sebatas penonton.

Sebaliknya, kehadiran Wabup Apremoi, kemudian menjadi sinyal bahwa, pemerintah daerah tidak akan membiarkan masyarakatnya tersisih.

Yang kemudian menjadi penghubung aspirasi masyarakat dengan pemerintah provinsi maupun pihak pelaksana proyek, terhadap keterlibatan anak lokal dalam proyek berskala Nasional itu.

Bahwa, Rote Ndao bukan sekadar lokasi proyek. Tetapi rumah bagi masyarakat yang bukan saja terlibat tetapi harus diberdayakan.

“Ini tanah kelahiran kita sebagai anak-anak Rote Ndao, yang kelak mengambil peran sebagai tuan, bukan sebaliknya,” kata Wabup Apremoi. (*/SR/EK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *