BO’A, SWARAROTE.COM–Nihi Rote hadir dengan pendekatan yang langsung menyentuh inti pembangunan berkelanjutan, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Berlokasi di Pantai Bo’a, Kabupaten Rote Ndao, resor itu dibangun bukan sekadar menghadirkan kemewahan bagi wisatawan.
Ada efek positif lain yang dijaminkan berlangsung lama kepada masyarakat setempat, sebagai tuan atas rumahnya sendiri.

Selain itu, Nihi Rote juga sebagai ruang terhadap bertumbuhnya komunitas lokal. Sehingga pembangunannya dilakukan dengan memperhatikan keseimbangan antara ekonomi, sosial, dan ekologi.
Bahwa, Nihi Rote dibangun secara berkelanjutan. Yakni menjamin kemajuaan bersama secara ekonomi, dengan menghadirkan keadilan bagi masyarakat, serta ramah terhadap pelestarian lingkungan.
Komitmen (pelestarian lingkungan) diwujud-nyatakan melalui program konservasi satwa endemik, kura-kura leher ular yang kini menghadapi ancaman kepunahan.

Di sisi lain, kehadiran Rote Hospitality Academy (RHA) adalah untuk memastikan masyarakat lokal memperoleh manfaat langsung melalui pendidikan dan pelatihan kerja gratis.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), yang menempatkan warga lokal bukan sekadar penonton, tetapi maju bersama dala, ekosistem pariwisata yang inklusif.
“Resor ini adalah rumah, bukan hanya untuk tamu, tetapi untuk masa depan yang lebih baik bagi komunitas, flora dan fauna di pulau ini (Rote),” komit Founder dan Presiden Komisaris PT Bo’a Development, Panji Adhikumoro Soeharto, dalam rilis tertulis, Senin (21/4). (*/SR/EK)