BA’A, SWARA ROTE.COM–Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menegaskan komitmennya membuka ruang kolaborasi yang lebih besar dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas masyarakat.

Ditegaskan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan dalam pembukaan Festival Rote Malole, yang diselenggarakan mahasiswa KKN FKIP Universitas Citra Bangsa (UCB), di area Car Free Day, Sabtu (6/12).

Menurut  Apremoi Detha, pembangunan daerah tidak bisa berdiri sendiri. Sehingga dibutuhkan keterlibatan aktif mahasiswa, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan inovasi yang menjawab kebutuhan desa.

“Pemerintah berkomitmen membuka ruang kolaborasi dalam mendukung pembangunan Rote Ndao,” tegas Apremoi Dethan.

Festival Rote Malole, disebutnya menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa. Sekaligus menciptakan kegiatan yang berdampak luas, menghidupkan budaya lokal, dan mendorong partisipasi masyarakat.

“Kehadiran civitas akademika mempercepat alih ilmu, kreativitas, dan inovasi ke masyarakat desa,” kata Apremoi.

Terima kasihnya tak lupa disampaikan kepada Universitas Citra Bangsa, yang telah menjadikan Rote Ndao sebagai ruang belajar.

Dan pemerintah berharap kemitraan tersebut terus berkembang melalui program-program pengabdian masyarakat berikutnya.

“Mari kita melangkah bersama, membangun daerah, dengan meninggalkan jejak program yang berkelanjutan,” ajak Apremoi. (*/SR/EK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *