OELOLOT, SWARAROTE.COM—Di Desa Oelolot Kecamatan Rote Barat, hijau pekarangan/kintal rumah dati tanaman menjadi harapan yang tumbuh untuk generasi sehat bebas Stunting.
Simson Polin, dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua TP-PKK Rote Ndao, ikut menyaksikan bagaimana kintal gizi SurfAid, menghasilkan sayur, ternak kecil, hingga pupuk organik dari sisa dapur.
Dari hal sederhana yang digagas SurfAid, disebutnya tak hanya diarahkan untuk anak-anak yang bebas stunting. Efek lainnya justru memberrdayakan kekuarga, dan membentuk karakter desa mandiri.

“Dari sinilah (kintal) kita menanam masa depan anak-anak kita,” ucap Simson, dengan mengaitkan pengabdian di PKK dengan tanggung jawabnya di parlemen.
“Efeknya luar biasa. Karena selain fokus kepada Stunting, keluarga dan masyarakat desa langsung diberdayakan. Dan kami sangat mendukung untuk perubahan yang sama-sama impikan,” ungkapnya.
Bahwa, dari kintal rumah warga hingga di ruang kebijakan, Simson, yang juga anggota DPRD Provinsi NTT, juga memastikan suara kecil itu untuk terus tumbuh menjadi gerakan besar menekan stunting di Rote Ndao.

Pasalnya, lebih dari sekadar program, kintal gizi SurfAid, disebutnya membawa arti kemandirian yang mendukung ketahanan pangan nasional.
“Masyarakat sudah bisa hemat karena sayur dipetik di kintal rumah. Luar biasanya lagi adalah, urusan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tapi panggilan hati setiap keluarga,” kata Simson.
“Dan melalui pendamping SurfAid, masyarakat Rote Ndao sedang menulis cerita baru. Bahwa Stunting bisa dilawan dari langkah kecil yang penuh harapan,” sambungnya. (*/SR/EK)